Tidak sedikit yang
bertanya,bagaimana,sih bikin donat kentang?Kenapa gagal maning-gagal
maning. Tenang, fira'un aja selama hidupnya gak pernah sukses bikin
donat tetep galak *lho?*. Emang dia kagak bikin donat kaleee :P
Permasalahan seputar kegagalan donat itu : gak
ngembang,ngambek,bantet,fyuh nyebelin *banting loyang. Semua masalah ada
solusinya ,termasuk masalah donat kenapa gak ngembang. Apa solusinya?
undang tukang donat trus suruh bikin hehe *ampooon. Serius ah! Solusinya
adalah : harus tau bagaimana trik dan tips dalam membuat donat. Baca
resepnya memang mudah tapiiii...bikin donat enggak kayak bikin combro
yang minim banget gagal (kalo bikin combro aja sampe gagal,haduuuh
mendingan nikahin anak tukang combro,deh :p ) soalnya dalam pembuatan
donat ada bahan dan cara yang khusus. Bila cara itu tidak diterapkan
dengan baik dan benar maka dijamin gatot. Kalo bikin combro,kan standar
aja caranya,bahannya juga gak ada yang butuh perlakuan khusus. Untuk
lebih jelasnya,kita simak saja tips dan trik khusus dalam pembuatan
donat. Kalo diterapkan Insya Allah donat buatan kita akan empuk
menul-menul,deh.
1. Jangan mencampur gula, garam, dan ragi secara bersamaan.
2. Menggunakan trigu protein tinggi agar didapat serat donat yang halus dan empuk. Protein trigu (gluten) mengandung giladin yang membuat adonan menjadi elastis dan glutenin yang dapat menahan gas CO2 sehingga adonan memgembang dan membentuk pori-pori. Juga, membuat adonan roti kuat.
3. Gunakan ragi instant agar praktis. Penggunaan ragi sekitar 25% dari berat terigu.
4. Gula adalah makanan ragi sehingga proses fermentasi baik. Penggunaan gula sekitar 25% dari berat terigu. Kalau terlalu banyak gula maka fermentasi akan terlalu cepat. Hal ini membuat pori-pori roti akan kasar. Untuk donat menggunakan lebih sedikit gula dibanding dengan roti manis.
5. Menggunakan mentega memang akan membuat donat istimewa tapi kurang ekonomis. Kita bisa menggunakan dua lemak yaitu margarine dan mentega. Margarin dan mentega menambah cita rasa donat ,selain itu membuat donat tidak kasar melainkan halus.
6. Cairan yang digunakan bisa susu ataupun air biasa.
7. Gunakan kuning telur saja. Putih telur akan membuat donat menjadi keras.
8. Jika mau, gunakan bread improver (BI). BI membuat roti lebih halus, empuk, dan tahan lama serta ukuran donat menjadi lebih besar. Tapi ingat, jangan kebanyakan. Porsi penggunaannya 5%saja untuk tiap 1kg terigu.
9. Penambahan garam akan membuat citarasa donat semakin kaya . Garam juga mengontrol proses fermentasi. Selain itu garam membuat stabil kekokohan gluten dalam menahan gas. Hal ini menyebabkan adonan tidak mudah turun.
10. Waktu fermentasi pertama sekitar 30 menit namun hal ini relatif karena proses fermentasi sangat tergantung cuaca. Jika dingin maka proses fermentasi akan lambat dan sebaliknya jika panas, proses fermentasi akan lebih cepat. Suhu untuk fermentasi sekitar 30-35 derajat Celsius. Jika tidak menggunakan patokan waktu maka kita dapat menggunakan patokan adonan itu sendiri. Jika adonan sudah mengembang dua kali lipat maka proses fermentasi harus segera disudahi. Over fermentasi membuat donat kasar. Jangan mengadoni kembali adonan yang sudah difermentasikan karena akan membuat pori-pori roti hilang.
11. Setelah fermentasi pertama, adonan harus dikempiskan dengan cara meninjunya. Tujuannya untuk mengeluarkan semua gas agar fermentasi berhenti.
12. Potong dan timbang adonan lalu fermentasikan 30 menit lagi sebelum dieksekusi (baca : digoreng)
13. Lubangi donat ketika hendak digoreng .
14. Akan lebih bagus bila digoreng dengan minyak padat.
Ini resep donat :
Bahan :
500 gr terigu protein tinggi
200 gr kentang kukus, haluskan
100-125 gr gula pasir
60 gr susu bubuk
2 gr bread improver
3 kuning telur
12 gr ragi instant
70 gr margarin (atau mentega saja atau mentega + margarine)
½ sdt garam
100 ml air
Cara Membuat :
1. Campur terigu, susu bubuk, ragi, bread improver, dan gula pasir dalam waskon adonan, aduk hingga semua bahan tercampur rata. Masukkan kentang kukus dan kuning telur serta air, uleni hingga kalis (tidak lagi lengket ditangan). Masukan margarin dan garam,uleni hingga kalis elastis. Diamkan 30-45 menit atau hingga mengembang 2 kali lipat. Ketika fermentasi ini hindarkan adonan dari ruang ber AC atau dekat dengan kipas angin.
2. Kempis adonan. Timbang adonan masing-masing 30 gr untuk ukuran sedang. Bulatkan, bila mau agak dipipihkan. Diamkan 10 menit.
3. Lubangi donat lalu goreng hingga matang.
4. Tabur dengan dusting donat atau gula dingin atau gula donat.
happy Frying and enjoy your days
Wassalamu'alaikum
ttd
Chef Wannabe, Ayyash
Permasalahan seputar kegagalan donat itu : gak
ngembang,ngambek,bantet,fyuh nyebelin *banting loyang. Semua masalah ada
solusinya ,termasuk masalah donat kenapa gak ngembang. Apa solusinya?
undang tukang donat trus suruh bikin hehe *ampooon. Serius ah! Solusinya
adalah : harus tau bagaimana trik dan tips dalam membuat donat. Baca
resepnya memang mudah tapiiii...bikin donat enggak kayak bikin combro
yang minim banget gagal (kalo bikin combro aja sampe gagal,haduuuh
mendingan nikahin anak tukang combro,deh :p ) soalnya dalam pembuatan
donat ada bahan dan cara yang khusus. Bila cara itu tidak diterapkan
dengan baik dan benar maka dijamin gatot. Kalo bikin combro,kan standar
aja caranya,bahannya juga gak ada yang butuh perlakuan khusus. Untuk
lebih jelasnya,kita simak saja tips dan trik khusus dalam pembuatan
donat. Kalo diterapkan Insya Allah donat buatan kita akan empuk
menul-menul,deh.1. Jangan mencampur gula, garam, dan ragi secara bersamaan.
2. Menggunakan trigu protein tinggi agar didapat serat donat yang halus dan empuk. Protein trigu (gluten) mengandung giladin yang membuat adonan menjadi elastis dan glutenin yang dapat menahan gas CO2 sehingga adonan memgembang dan membentuk pori-pori. Juga, membuat adonan roti kuat.
3. Gunakan ragi instant agar praktis. Penggunaan ragi sekitar 25% dari berat terigu.
4. Gula adalah makanan ragi sehingga proses fermentasi baik. Penggunaan gula sekitar 25% dari berat terigu. Kalau terlalu banyak gula maka fermentasi akan terlalu cepat. Hal ini membuat pori-pori roti akan kasar. Untuk donat menggunakan lebih sedikit gula dibanding dengan roti manis.
5. Menggunakan mentega memang akan membuat donat istimewa tapi kurang ekonomis. Kita bisa menggunakan dua lemak yaitu margarine dan mentega. Margarin dan mentega menambah cita rasa donat ,selain itu membuat donat tidak kasar melainkan halus.
6. Cairan yang digunakan bisa susu ataupun air biasa.
7. Gunakan kuning telur saja. Putih telur akan membuat donat menjadi keras.
8. Jika mau, gunakan bread improver (BI). BI membuat roti lebih halus, empuk, dan tahan lama serta ukuran donat menjadi lebih besar. Tapi ingat, jangan kebanyakan. Porsi penggunaannya 5%saja untuk tiap 1kg terigu.
9. Penambahan garam akan membuat citarasa donat semakin kaya . Garam juga mengontrol proses fermentasi. Selain itu garam membuat stabil kekokohan gluten dalam menahan gas. Hal ini menyebabkan adonan tidak mudah turun.
10. Waktu fermentasi pertama sekitar 30 menit namun hal ini relatif karena proses fermentasi sangat tergantung cuaca. Jika dingin maka proses fermentasi akan lambat dan sebaliknya jika panas, proses fermentasi akan lebih cepat. Suhu untuk fermentasi sekitar 30-35 derajat Celsius. Jika tidak menggunakan patokan waktu maka kita dapat menggunakan patokan adonan itu sendiri. Jika adonan sudah mengembang dua kali lipat maka proses fermentasi harus segera disudahi. Over fermentasi membuat donat kasar. Jangan mengadoni kembali adonan yang sudah difermentasikan karena akan membuat pori-pori roti hilang.
11. Setelah fermentasi pertama, adonan harus dikempiskan dengan cara meninjunya. Tujuannya untuk mengeluarkan semua gas agar fermentasi berhenti.
12. Potong dan timbang adonan lalu fermentasikan 30 menit lagi sebelum dieksekusi (baca : digoreng)
13. Lubangi donat ketika hendak digoreng .
14. Akan lebih bagus bila digoreng dengan minyak padat.
Ini resep donat :
Bahan :
500 gr terigu protein tinggi
200 gr kentang kukus, haluskan
100-125 gr gula pasir
60 gr susu bubuk
2 gr bread improver
3 kuning telur
12 gr ragi instant
70 gr margarin (atau mentega saja atau mentega + margarine)
½ sdt garam
100 ml air
Cara Membuat :
1. Campur terigu, susu bubuk, ragi, bread improver, dan gula pasir dalam waskon adonan, aduk hingga semua bahan tercampur rata. Masukkan kentang kukus dan kuning telur serta air, uleni hingga kalis (tidak lagi lengket ditangan). Masukan margarin dan garam,uleni hingga kalis elastis. Diamkan 30-45 menit atau hingga mengembang 2 kali lipat. Ketika fermentasi ini hindarkan adonan dari ruang ber AC atau dekat dengan kipas angin.
2. Kempis adonan. Timbang adonan masing-masing 30 gr untuk ukuran sedang. Bulatkan, bila mau agak dipipihkan. Diamkan 10 menit.
3. Lubangi donat lalu goreng hingga matang.
4. Tabur dengan dusting donat atau gula dingin atau gula donat.
happy Frying and enjoy your days
Wassalamu'alaikum
ttd
Chef Wannabe, Ayyash